Cara Membuat Bahan Bakar Oli Untuk Sterilisasi baglog

oleh | Jan 21, 2020 | Budidaya jamur tiram | 0 Komentar

Energi menjadi hal yang penting sekali untuk kehidupan manusia dalam berbagai macam kebutuhan. Seperti bahan bakar kendaraan, memasak, industri, dan masih banyak lagi yang lainnya. Saat ini, mayoritas energi didapatkan dari minyak bumi yang diperoleh dengan cara ditambang. Dengan proses dari fosil yang berada di dalam perut bumi. Dan tidak dipungkiri bahwa keberadaan nya semakin lama semakin berkurang. Sehingga bahan bakar alternatif sangat dibutuhkan. Salah satu cara untuk menghemat energi terutama bahan bakar untuk industri bisa dilakukan dengan membuat burner bahan bakar oli bekas.

Ternyata oli bekas dapat dipakai sebagai bahan bakar alternatif kompor. Yakni dengan kompor khusus yang sering disebut dengan burner bahan bakar oli bekas. Hal ini dipicu dari semakin mahalnya elpiji dan juga semakin terbatasnya sumber daya energi seperti minyak tanah. Oleh sebab itu, inovasi perlu dilakukan dalam membuat bahan bakar alternatif dalam mensiasati kelangkaan energi, khususnya api.

Pembuatan Burner Bahan Bakar Oli Bekas

Kompor yang menggunakan bahan bakar oli bekas menjadi salah satu jawaban dari masalah limbah yang banyak diperbincangkan. Penggunaan oli untuk motor mempunyai waktu tenggang yang mengharuskan penggantian secara berjangka. Oleh karena itu, ini menjadikan keberadaan oli bekas banyak dan sangat mudah ditemukan di bengkel motor dan juga mobil.

Oli bekas motor atau mobil ini ada yang diolah lagi menjadi oli siap pakai yang bisa digunakan kembali. Tapi kualitasnya memang tidak sebaik oli baru. Dengan adanya kompor bahan bakar oli bekas ini bisa menjadi sebuah inovasi yang bermanfaat baik untuk limbah oli bekas sendiri maupun kegunaannya.

Kompor dengan bahan bakar oli bekas atau yang sering disebut dengan waste oil burner adalah sebuah kompor dengan bahan bakar yang berasal dari oli bekas. Bagian-bagian yang harus ada dari pembuatan kompor atau burner ini diantaranya adalah:

Di dalam rangkaian kompor menggunakan blower angin untuk pendorong oli ke bagian burner atau tungku. Wadah oli atau jerigen yang dilubangi, pipa besi kecil atau penghubung aliran oli ke pipa utama yaitu pipa besar. Selanjutnya kran dan juga selang. Selain itu masih ada satu lagi yang diperlukan dalam pembuatan burner bahan bakar oli bekas ini. Yaitu tungku yang digunakan sebagai tempat pembakaran.

Cara Kerja Kompor atau Burner dengan Bahan Oli Bekas

Burner bahan bakar oli bekas ini memiliki cara kerja yang begitu sederhana. Tidak memakai pompa roda gigi, tidak memakai kompresor, hanya mengandalkan gaya gravitasi saja. Sementara itu, blower keong berguna untuk meningkatkan asupan oksigen yang ada dalam kompor.

Cara kerjanya, jerigen yang telah disiapkan diisi dengan oli bekas. Untuk bahan bakar selanjutnya dimasukkan arang ke dalam tungku. Lalu diberi minyak dan dibakar sehingga arang menjadi bara api. Kemudian setelah itu, buka kran penutup oli kemudian nyalakan blower angin. Hal ini tentunya membuat angin secara langsung mendorong oli menjadi partikel-partikel kecil agar menuju tungku sehingga bisa terjadi pembakaran.

Kelebihan Penggunaan Burner Bahan Bakar Bekas Oli

Salah satu kelebihan dalam penggunaan kompor bahan bakar oli bekas ini adalah dengan menggunakan burner atau kompor oli bekas anda bisa melakukan penghematan hingga lebih dari 50%. Jika dibandingkan saat anda memakai kompor LPG dan juga kompor dengan bahan bakar minyak tanah.

Anda bisa membuktikannya sendiri. Seperti contoh dalam pengaplikasian yang sudah dilakukan. Untuk tabung LPG yang memiliki isi dua setengah liter oli bekas. Sedangkan untuk oli bekas harga per liternya di POM bensin sekitar Rp1.500 sampai Rp2.000. Sementara itu panas yang dihasilkan dari burner atau kompor oli bekas ini bisa mencapai 115 derajat. Dari contoh tersebut kita bisa mengetahui bahwasanya penghematannya memang bisa dilakukan lebih dari 50%. Karena dari harga bahan bakunya sendiri yaitu oli bekas hanya didapatkan dengan harga yang murah.

Toko Bibit Jamur

Menjual Bibit Jamur Tiram Putih, Bibit Jamur Tiram F1, Bibit Jamur Tiram F2, Baglog Jamur.

Produk Kami Aman Terhadap Kontaminasi, Di Produksi Pengawasaan Ketat, Melalui Berbagai Tahap Untuk Menjaga Kualitas Dan Mutu Produk Bibit Jamur

Lihat Posting Terkait Ini

Cara Memulai Bisnis Jamur Tiram Putih secara Rumahan

Cara Memulai Bisnis Jamur Tiram Putih secara Rumahan

Di Indonesia ada berbagai macam jenis jamur, di antaranya jamur merang dan jamur tiram putih. Untuk usaha budidaya jamur tiram putih menjadi peluang usaha yang sangat menjanjikan. Mengingat permintaan pasar terhadapnya meningkat pesat setiap tahun. Hal ini membuat...

baca lainnya
Cara budidaya jamur tiram putih

Cara budidaya jamur tiram putih

Budidaya jamur tiram sangat cocok untuk daerah beriklim tropis seperti Indonesia. Investasi yang dibutuhkan untuk memulai udaha budidaya jamur tiram cukup murah dan bisa dilakukan bertahap. Bagian tersulit adalah membuat baglog, media tanam yang telah diinokulaikan...

baca lainnya

0 Comments

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *