Cara Merawat Baglog Jamur Tiram Putih

oleh | Jun 8, 2019 | Budidaya jamur tiram | 0 Komentar

Cara Merawat Baglog Jamur Tiram

Ada tiga starat agar jamur yang tumbuh dari baglog menghasilkan panen yang baik yaitu: kelembapan, udara dan suhu.

1. Kelembapan

Kelembapan ruangan kumbung baiknya di atas 70%. Tingkat kelembapan bisa diukur dengan akat higrometer. Kelembapan ini diperlukan agar jamur bisa tumbuh dengan baik. Agar ruang ruangan kumbung tetap lembab, semprot baglog dengan air, usahakan menyemprotnya dengan semprotan kabut agar baglog tidak menerima terlalu banyak air pada saat yang sama, namun pastikan semprotannya jangan terlalu banyak. Karena jika kelembapan terlalu tinggi seperti saat musim hujan, jamur yang dihasilkan justru basah dan akan cepat rusak. Cara mengetahui jamur yang basah adalah dengan cara menekan jamur, jika keluar banyak air maka jamur tersebut terlalu basah. Jamur basah sendiri dihargai murah karena mudah membusuk. Pada musim hujan, perhatikan selalu kondisi kelembapan

2. Udara

Udara penting bagi pertumbuhan buah jamur. Jika udara kurang, jamur akan tumbuh memanjang untuk mencari udara. Pastikan plastik baglog terbuka cukup lebar agar miselium bisa mendapatkan oksigen yang cukup.Sirkulasi udara dalam kumbung juga perlu diperhatikan. Jangan sampai terjadi pertukaran udara yang berlebihan karena bisa menurunkan tingkat kelembapan di dalam kumbung yang membuat jamur kering dan tidak tumbuh.

3. Suhu

Suhu ruangan ideal ada di rentang 22-24 derajat celsius. Jika suhu terlalu panas, buah jamur yang masih kecil bisa kering dan tidak tumbuh lagi. Ciri jamur yang kering adalah warna kuning dan permukaan jamur mengeriput. Untuk menghindari kekeringan, semprot dengan air. Tetap perhatikan tingkat kelembapan dan kondisi jamurnya.

Selain 3 hal diatas, masih ada serangan hama yang perlu diperhatikan. Umumnya hama yang menyerang adalah serangga, mulai dari ulat yang memakan batang buah jamur, serangga mirip nyamuk yang memakan sari jamur dengan cara menyuntik mulutnya ke daun jamur sampai rayap yang memakan isi baglog yang terbuat dari serbuk kayu.

Serangan hama serangga biasanya mulai muncul pada bulan kedua siklus panen karena miseluim di dalam baglog sudah berkurang dan media tanam yang tidak tertutup miselium mulai membusuk. Baglog yang masih tertutup miselium tidak mengundang serangga.

Untuk mencegahnya, selalu jaga kebersihan kumbung dari kotoran belas panen yang biasanya membusuk dan mengundang serangga. Kalau terlanjur terkena hama, gunakan pestisida secukupnya. Terlalu banyak pestisida tidak baik bagi kesehatan manusia yang mengkonsumsi jamur.

Toko Bibit Jamur

Menjual Bibit Jamur Tiram Putih, Bibit Jamur Tiram F1, Bibit Jamur Tiram F2, Baglog Jamur.

Produk Kami Aman Terhadap Kontaminasi, Di Produksi Pengawasaan Ketat, Melalui Berbagai Tahap Untuk Menjaga Kualitas Dan Mutu Produk Bibit Jamur

Lihat Posting Terkait Ini

Cara Memulai Bisnis Jamur Tiram Putih secara Rumahan

Cara Memulai Bisnis Jamur Tiram Putih secara Rumahan

Di Indonesia ada berbagai macam jenis jamur, di antaranya jamur merang dan jamur tiram putih. Untuk usaha budidaya jamur tiram putih menjadi peluang usaha yang sangat menjanjikan. Mengingat permintaan pasar terhadapnya meningkat pesat setiap tahun. Hal ini membuat...

baca lainnya
Cara budidaya jamur tiram putih

Cara budidaya jamur tiram putih

Budidaya jamur tiram sangat cocok untuk daerah beriklim tropis seperti Indonesia. Investasi yang dibutuhkan untuk memulai udaha budidaya jamur tiram cukup murah dan bisa dilakukan bertahap. Bagian tersulit adalah membuat baglog, media tanam yang telah diinokulaikan...

baca lainnya

0 Comments

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *